Project

Kolaborasi Gerak Tari: 15 Hari Menyamakan Frekuensi Calung, Lengger, Sintren dan Barongsay

kolaborasi lengger

BANYUMAS, lengger.id – Tim kreatif Rumah Lengger memulai tahapan kolaborasi gerak tari yang akan menjadi suguhan pertunjukkan “Metamorfosa Lengger”, Jumat, 15 Oktober 2021.

Selama 15 hari ke depan, para seniman ini berusaha menyamakan frekuensi untuk menghasilkan satu harmonisasi pementasan.

Koreografer tari, Rianto menuturkan, pada latihan perdana ini, setiap seniman mulai membaca pola gerakan dan iringan musik dari keempat unsur kesenian tersebut.

Selanjutnya, keempatnya akan bergabung dalam struktur dan pola pertunjukkan dalam satu kesatuan.

Baca Juga: Memulai Kolaborasi Proses: Metamorfosa Lengger

“Menemukan harmoninasi ini yang cukup sulit, salah satunya karena latar karakter kesenian yang berasal dari dua budaya yang berbeda. Oleh karena itu, kami juga membahas tentang struktur, latihan dan pola pertunjukkan yang nanti akan jadi satu pementasan,” katanya.

kolaborasi lengger

Penayagan berlatih calung mengiringi tarian lengger barangan di Rumah Lengger, Kompleks Pendapa Banyumas, Jumat, 15 Oktober 2021. (dokumentasi Tim MTFL/ Aryo Brilliant)

Latihan yang digelar sore hari itu dimulai dengan latihan gerak dan musik lengger barangan.

Selanjutnya, giliran kesenian sintren lalu dipungkasi dengan barongsay.

Baca Juga: Desa Plana, Berziarah dan Mendokumentasikan Perjalanan Lengger Lanang

Seluruh latihan ini berlangsung di Rumah Lengger, komplek Pendapa Yudhanegara, Kecamatan Banyumas.

“Chemistry (keterhubungan) itu harus dapat dalam 15 hari latihan ini. Jadi nanti lengger, sintren, barongsay itu tidak pentas sendiri-sendiri, tapi menjadi satu pagelaran yang utuh,” ujarnya.

Untuk program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini, Rianto sebagai koreografer Rumah Lengger melibatkan sejumlah seniman lengger, grup calung serta grup barongsay. (*)

Related Posts

2 thoughts on “Kolaborasi Gerak Tari: 15 Hari Menyamakan Frekuensi Calung, Lengger, Sintren dan Barongsay

Tinggalkan Balasan